Sunday, April 15, 2007

Fasilitas 3G: Kegunaan dan Dampaknya

Indonesia sudah memasuki era komunikasi 3G.
Operator seluler lokal sudah menyediakan layanan 3G dengan fasilitas
Video call, tv-streaming, video-streaming dan akses data / download berkecepatan hingga 2 Mbps.

Awalnya dengan gratis, banyak pengguna ponsel yang memanfaatkan layanan ini.
Namun sekarang setelah ditetapkan tarif standar akses 3G,
Pemakaiannya menurun.
Tentu saja, mana ada sih yang nolak gratisan?

Dari segi teknologi,
Operator seluler seperti Telkomsel Indosat dan Excelcom sudah membayar mahal untuk membeli alat-alat dan juga rela mengeluarkan dana trilyunan rupiah
untuk membeli tender pengadaan 3G.
 
Namun, menurut saya,
Pemerintah kurang kritis dalam hal ini.
Mengapa pemerintah mengijinkan pengadaan 3G,
Tanpa ada survei atau tanya-jawab dengan pengguna ponsel dan pelanggan operator?

Apakah masyarakat memerlukan 3G?

Apa yang bisa dimanfaatkan masyarakat dengan layanan mahal ini?

I think,
Jika kita masih mudah mendapatkan akses internet cepat,
Seperti di warnet (broadband, VSAT) atau menggunakan wi-fi,
3G sepertinya kurang praktis.
Seperti budaya perteleponan kita,
Kita terbiasa menelpon tanpa harus melihat wajah lawan bicara.

Mungkin untuk user kalangan pengusaha,
Video call dapat dipakai untuk video conference.
Tapi untuk user kalangan umum (anak sekolah, ibu-ibu, PNS),
Penggunaan fasilitas ini harus dibayar mahal dengan tarif standar,
Yang kegunaannya pun belum tentu signifikan.

Lagi-lagi kita bicara modal dan profit.

Tampaknya, 3G hanya dipakai untuk gaya-gayaan.
3G itu sebenernya penting gak penting.
Terbukti dari presentase traffic penggunaan 3G,
hanya ada 10% dari jumlah pelanggan operator.
Itu pun, pasti hanya mereka yang tanggap dan melek teknologi saja.
Belum lagi harus menggunakan ponsel yang support 3G,
Dimana hanya ponsel terbaru saja yang bisa mengakses layanan 3G.

 

Jangankan 3G,
GPRS saja masih belum banyak yang memakai.
Padahal GPRS hanya layanan sederhana dan fasilitas pemakaiannya
Didukung hampir oleh semua tipe ponsel.

Dampak penggunaan 3G bagi konsumen,
Yang jelas kelihatan adalah pemakaian pulsa yang banyak,
Kerugian bagi konsumen, keuntungan bagi produsen.
Belum lagi jika ada yang menyalahgunakan video call.
Seperti kita tau, dampak kamera pada ponsel,
Mungkin bisa menjadi seperti itu, jika kamera ponsel
Dikombinasikan dengan layanan 3G.


Jika pemerintah mau bersabar,
Di Korea sudah dilakukan percobaan 4G dengan WIMAX.
WIMAX terbukti lebih cepat dan tentu saja lebih murah dibanding 3G.
Dengan kecepatan akses data hingga 70 Mbps,
WIMAX jelas lebih tangguh dan worth for user.

Dengan dana standart, user sudah bisa memakai internet kecepatan tinggi.
Speed tinggi berarti menghemat dana dan waktu,
juga akan mempercepat akses data berukuran besar.

Tapi,.....
Operator seluler tidak mau pita frekuensinya Wimax dipakai di 2G atau di 3G.

So,
Tetap saja ada kepentingan bisnis di dalamnya.
Yah, pemerintah masih menunggu masukan dari publik
Untuk melihat tren wimax atau 3G yang lebih diminati.

 

 


Posted at 09:47 pm by jovannichi
Killing Fields (4)  




Thursday, April 05, 2007

TELEVISI or TIPI or TIVI or TEVE ??


adalah sebuah alat penangkap siaran bergambar.
Kata televisi berasal dari kata tele dan vision;
yang mempunyai arti masing-masing jauh (tele) dan tampak (vision).
Jadi televisi berarti melihat dari jarak jauh.
Penemuan televisi disamakan dengan penemuan roda,
karena mampu mengubah peradaban dunia.
Di Indonesia 'televisi' secara tak formal
terkadang disebut dengan tivi, teve atau tipi.

Televisi analog

Televisi analog mengkodekan informasi gambar dengan
memvariasikan voltase dan/atau frekuensi dari sinyal.
Seluruh sistem sebelum Televisi digital dapat dimasukan ke analog.

Sistem televisi analog umum

* NTSC
    
NTSC adalah sistem televisi analog yang digunakan
di Amerika Serikat dan banyak negara lainnya,
termasuk Amerika dan beberapa bagian Asia Timur.
Namanya diambil dari National Television System(s) Committee,
badan industri pembuat standar yang menciptakannya.
   
* PAL
PAL, kependekan dari phase-alternating line, phase alternation by line atau
untuk phase alternation line (bahasa Indonesia: garis alternasi fase),
adalah sebuah encoding berwarna digunakan dalam sistem televisi broadcast,
digunakan di seluruh dunia kecuali di kebanyakan Amerika,
beberapa di Asia Timur (yang menggunakan NTSC),
sebagian Timur Tengah dan Eropa Timur, dan Prancis (yang menggunakan SECAM,
walaupun kebanyakan dari mereka telah memulai proses menggunakan PAL).
PAL dikembangkan di Jerman oleh Walter Bruch, yang bekerja di Telefunken,
dan pertama kali diperkenalkan pada 1967.

Catatan bahwa Thomson Prancis,
di mana Henri de France mengembangkan SECAM,
kemudian membeli Telefunken.
Thomson juga berada di belakang merk RCA untuk produk elektronik konsumen,
dan RCA menciptakan standar TV berwarna NTSC (sebelum Thomson terlibat).


Televisi digital

Digital television (DTV) adalah sistem komunikasi
untuk menyiarkan dan menerima gambar bergerak dan suara
dengan menggunakan sinyal digital, sama seperti sinyal analog pada TV analog.
TV digital menggunakan modulasi digital
dan kompresi untuk menyebarluaskan video, audio,
dan signal data ke pesawat televisi dan memerlukan decoding
melalui televisi set yang didesain khusus, atau receiver standar
yang menggunakan alat tos-set box atau PC yang dilengkapi TV-card.

TV digital mempunyai beberapa keunggulan dibandingkan TV analog,
Hal yang paling signifikan, TV digital hanya memerlukan sedikit bandwidth.
Ini berarti bahwa siaran digital bisa
menyediakan lebih banyak kanal digital dalam ruang memori yang sama,
menampilkan gambar digital High-Definition (gambar dengan ketajaman tinggi),
atau menyediakan layanan non-televisi seperti
layanan mutimedia berbayar atau layanan interaktif.
TV digital juga membolehkan layanan multi-siar
(lebih dari satu program dalam kanal yang sama) dan panduan program elektronik.
Penjualan layanan non-televisi juga dapat menjadi sumber pendapatan tambahan.

Sejauh ini, TV digital selalu menampilkan kualitas gambar yang unggul,
Kualitas audio yang lebih baik,
dan penerimaan gambar yang lebih baik daripada TV analog.

Bagaimanapun, teknologi gambar TV digital masih berada di tahap awal.
Tampilan TV digital mempunyai  kecacatan gambar yang tidak terlihat di TV analog
Atau pada gambar bioskop, mengacu pada keterbatasan bandwidth
dan kompresi algoritma seperti pada file MPEG-2.

Saat gambar digital yang sudah terkompres
dibandingkan dengan gambar dari sumber yang asli,
seperti gambar cetakan film bioskop 35mm,
pada beberapa rangkaian gambar digital
malah muncul distorsi atau penurunan kualitas
seperti bertambahnya noise, kesalahan warna,
gambar yang berhenti tiba-tiba, atau timbul gambar yang kabur.


Sumber Wikipedia Ensiklopedia
 

Posted at 12:25 am by jovannichi
Free Your Words  




Tuesday, March 27, 2007

Teknologi Komunikasi Informasi

Teknologi komunikasi adalah penemuan alat komunikasi untuk memudahkan manusia berkomunikasi
yang wujudnya dapat berupa perangkat keras
seperti telepon dan perangkat kabel
untuk menghantarkan pesan,
juga seperti gelombang elektromagnetik yang digunakan
untuk mengirim telegram.

Teknologi komunikasi
oleh Rogers (1986) diartikan sebagai
“perangkat keras, struktur-struktur organisasional dan nilai-nilai sosial
yang memungkinkan  individu atau khalayak mengumpulkan,
memproses dan saling mempertukarkan informasi
dengan individu atau khalayak lain”.

Teknologi komunikasi digunakan untuk semakin
menyempurnakan pengolahan dan penyampaian informasi.

Sedangkan teknologi informasi sendiri
adalah “teknologi yang mencakup sistem-sistem komunikasi satelit,
kabel interaktif dua arah, komputer dan video disk serta video cassete. (Ely, 1982).
Pendapat lain memaknai teknologi informasi sebagai :
“pemrosesan, pengolahan dan penyebaran data oleh kombinasi komputer dan telekomunikasi”
(Richard Weiner, 1996, 303).

Selain telepon seluler, sekarang kombinasi teknologi komunikasi dan teknologi informasi
ada dalam bentuk media interaktif atau teknologi multimedia atau internet.
Secara fisik teknologi ini terdiri dari
perangkat komputer, perangkat satelit dan kabel optik jaringan,
yang dihubungkan ke perangkat telekomunikasi.
Softwarenya menggunakan sistem operasi khusus untuk masing-masing jenis perangkat.

Sampai disini, internet menjadi media (sarana)
sebagai pengolah informasi sekaligus media komunikasi penyampai pesan.
Komunikasi yang dilakukan melalui media tersebut bukan lagi
terbatas pada point to point tetapi point to multi point serta point to server broadcast.

Teknologi ini bersifat global (karena tidak mengenal batas geografis),
fully interactive (arus pesan tidak lagi bersifat satu arah),
tidak mengenal batasan waktu dan mampu menciptakan respons/feedback seketika bagi pengguna,
sehingga internet menjadi media komunikasi informasi yang tak pernah berhenti.

sumber artikel
PEMANFAATAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI & INFORMASI
MENUJU PERGURUAN TINGGI ON LINE (CYBER UNIVERSITY)
Oleh :
Edwi Arief Sosiawan



Posted at 01:07 am by jovannichi
Free Your Words  




Sunday, March 11, 2007

Letih Lelah Lunglai Lemah Lesu


oia, lama tidak nge-blog nih. Big Smile
aku sibuk mengerjakan proyek pribadi yang rahasia.
hahaha.
sok rahasia tapi kok diomongin di blog..
podo wae ra mutu..

trus kadang juga keasikan surfing di friendster,
semakin gak mutu tapi semakin tenggelam.
wah..wah.. sampe2 fs-ku ke-hack segala.
putar otak untuk balas?
ora iso nge-hack je......

huuaahhh..!!!
tapi dari semua kegiatan aneh itu,
tetap saja kegiatan reguler ku
menjadi hal yang utama dan menguras energi.
benar2 minggu yang melelahkan.
lelah belajar, lelah nongkrong,
dan lelah memeras perasaan... Hurmph

1. kuliah

dihiasi tugas-tugas yang sebenarnya tidak terlalu sulit,
tapi susah banget cari literatur dan referensinya.
yah, beginilah klo jadi mahasiswa kere,
tidak bisa beli buku tiap hari. Sad

2. nongkrong

meliputi kuliah di blandongan,
sambil minum susu jahe dan nyocot apa aja,
diteruskan dengan kegiatan curhat atau berbagi informasi
tentang kegiatan nongkrong selanjutnya. Wink

3. perasaan

im losing direction.
no love. no tears.
forgotten but not hurt at all.
finding another object.
cheating detected.
no more endorfin boom, please. Shocked

oooiyaaa...hampir lupa!
aku tadi abis download lagu-lagu jadul.
jadi ingat jaman SD.
pengen pulang ke Sampit........ cry cry cry


Posted at 12:46 am by jovannichi
Killing Field (1)  




Monday, February 26, 2007

Kuliah atau Kuli Ah.....?

fiuhhh...
baru kuliah dua minggu,
kok udah kerasa capek ya?
apa karena aku lagi PMS?
duuh...gak keren banget sih, klo nyalahin PMS.
(klo males yo ngomong aja, apa susahnya jujur...)

emm.. kayaknya, capek di minggu ke-2 kuliah
disebabkan karena mata kuliah yang kuambil
sudah menjurus ke materi yang paling essensial
dalam konsentrasi yg aku ambil.
*halaaah bahasa ne bulet...*

sudah banyak materi yang mengharuskan
aku memperkaya lagi referensiku
yang selama ini hanya kuisi dengan
referensi photoshop maupun mp3 cutting. *sigh*
yah, aku harus menggiatkan membaca buku materi kuliah.
hayo hayo.. semangat wien!

berat juga rasanya klo otak lagi kosong.
mau ngomong atau nyocotin sesuatu,
kok malah berasa jadi pecundang,
cuman gara-gara gak update ilmu dan wawasan.
*hayaaah..bahasa ne kok dibaleni maneh*

owkey,
resolusi jangka pendek untuk 2 bulan ke depan,
aku harus menambah depth of reading priority,
dengan jalan menghapuskan kegiatan membaca komik dan novel pop.
*hiks..hiks...*
dan menambah daftar pustaka otakku
dengan buku-buku materi kuliah!!

yea, the step to be a journalist,
is not an easy way to walk.
it's a nonsense, while you we're a creative student
but you can't named the President of South-Africa...

Ha? is that important?
sure.
My brain and my bullshit-release,
should be in a balance composition. *sigh*
So, let's enrich our brain.

tapi, walaupun harus belajar dan banyak membaca,
tetap saja aku tidak mungkin bisa meninggalkan
JAZZ and SKA-REGGAE.................................
they're killin me all the way.

jazz, books, reggae, and journalist.
is it a logic ingredients?


Posted at 12:41 am by jovannichi
Killing Field (1)  




Next Page



jovannichi
Female
JOGJA
SWUM ACCROSS MY LONELY WORLD


   





<< January 2012 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31

L I N K

  • Osenk


    Lesty


    Catch this
    if you dare









  • Contact Me

    If you want to be updated on this weblog Enter your email here:




    rss feed